| Latar Belakang |
|
Menjadi tanggung jawab dan suatu keharusan bagi umat manusia dan pemerintahan seluruh negara di dunia, untuk terus mengupayakan agar kebebasan atas informasi bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan umat manusia dan perdamaian di seluruh wilayah dunia. Pakar ekonomi dunia Joseph E. Stigliz mendapatkan penghargaan Nobel atas risetnya yang dikonsepsikan dalam "Teori Distribusi Informasi Asimetris". Riset atas dalil ini membuktikan bahwa ada korelasi antara kemiskinan dengan kesenjangan memperoleh informasi antara golongan ekonomi berada (kaya) dengan golongan ekonomi bawah (miskin). Visi dan idealisme pembentukan Lembaga Riset Informasi (LRI) berdasarkan pada latar belakang tersebut. Lembaga Riset Informasi (LRI) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). LRI turut berpartisipasi menjadi operator pendistribusian informasi ke seluruh wilayah NKRI dan seluruh wilayah dunia, agar terjadi pemerataan informasi yang akurat dan ikut menjaga agar tidak terjadi distorsi terhadap informasi tersebut. Pada akhirnya diharapkan LRI akan ikut menciptakan iklim yang kondusif untuk membantu mewujudkan kesejahteraan dan kedamaian bagi bangsa Indonesia dan umat manusia di seluruh dunia.
|